Menu Tutup

Kota Palembang Asal Usul Nama Palembang

Kota Palembang

Sejarah Kota Palembang dapat dengan mudah kamu temukan, cukup google dan mencari kata kunci. Sejarah palembang, asal usul nama palembang, secita sejarah di palembang, dan lain sebagainya. kamu akan diberikan banyak sekali artikel-artikel, beberapa diantaranya memberikan penjelasan panjang dan lengkap. namun dari kesemua artikel tersebut, berbetuk puzzle-puzzle yang semakin dibaca semakin membingungkan (hehehe).

Pembahas yang dimulai dari sejarah kota palembang, melebar hingga sejarah kerajaan Sriwijaya. walaupun kota pempek ini benar-benar terkait dengan Sriwijaya, namun… menurut pendapat pribadi saya, Sriwijaya dan Palembang merupakan dua hal yang terpisah, seperti kamu dan mantanmu (hehehe), pernah menyatu namun terpisah.

Kerajaan Sriwijaya diperkirakan runtuh pada tahun 1377, yang dimulai sejak tahun 650, hal ini didasari oleh prasasti kedukan bukit. Sedangkan Kesultanan Palembang berdiri pada tahun 1659 dengan Sri Susuhunan Abdurrahman sebagai raja pertamanya. terdapat selisih 281 tahun, mungkin saja ini kekosongan pemerintahan, atau hilang dalam catatan sejarah, tidak ada yang mengetahui dengan pasti.

Dari hal diatas lah, penulis berpandangan bahwa Sriwijaya dan Palembang, adalah dua hal yang berbeda. Kita lanjutkan… lalu bagaimana Sejarah atau asal muasal dari nama_palembang ini, dan ini merupakan tema artikel yang ingin penulis bahas kali ini.

Sejarah Nama Kota Palembang

dari berbagai referensi artikel yang pernah dibaca, Sejarah dari nama kota Palembang ini, terkait erat dengan 3 hal. Yang pertama dari budaya masyarakat palembang sendiri pada zaman dahulu tentu saja, kemudian Kronik-kronik China dan selanjutnya catatan sejarah Melayu, kita lihat satu persatu.

Budaya Masyarakat

mesin waktu palembang

Mari masuk ke mesin waktu, dan berangkat ke masa lalu (ah… andai ini mungkin dapat terjadi) tepatnya sekitar tahun 1527. seratus lima puluh tahun (150) setelah Kerajaan Sriwijaya Runtuh. kita sebut ini masa transisi, atau peralihan dari kerajaan Sriwijaya ke Kesultanan Palembang. katakanlah saat ini kita mendarat di pinggiran sungai musi.

Disitu terdapat lelaki paruh baya, kita coba bertanya kebapak tersebut. “halo… pak, apa nama daerah ini” si bapak menjawab “ini palembang nak”

lho… lho… Saya benar-benar terkejut. Ternyata Palembang sudah digunakan oleh masyarakat setempat, bahkan sebelum adanya Kesultanan Palembang. Karena rasa penasaran, akhirnya saya todong si bapak dengan pertanyaan selanjutnya.

“Kalau boleh dijelaskan, kenapa nama daerah ini dinamakan Palembang ya pak…” si bapak menunjuk ke sebuah rawa yang berada disamping kami, sembari menceritakan kenapa tempat tersebut dinamakan Palembang.

Dari cerita si bapak, kenapa dinamakan Palembang. Dikarenakan tempat ini seperti genangan-genangan air, terdapat banyak rawa-rawa atau tanah rendah yang terisi oleh genangan air. Hal ini dirujuk dari bahasa melayu tua “Lembang” yang berarti dataran rendah yang banyak digenangi air, sedangkan kata “Pa” dalam bahasa melayu kuno berarti tempat. yang jika digabungkan berarti : Tempat yang memiliki banyak genangan-genangan air.

Tidak puas dengan cerita si bapak. Saya melanjutkan perjalanan menyusuri sungai musi, matahari hampir terbenam.

Emas dan Palembang

dalam perjalanan saya bertemu dengan seorang wanita paruh baya, pertanyaan serupa saya ajukan kepada Ibu tersebut. “Halo… Ibu, daerah ini apa ya namanya” si Ibu menjawab “oooo…. ini palembang nak”, pertanyaan selanjutnya pun saya lontarkan kepada Ibu tersebut. “Kalau boleh dijelaskan, kenapa nama daerah ini dinamakan Palembang ya Bu…”

Ibu tersebut membuka dan menunjukkan kepada saya, isi dari bungkusan kecil yang sejak tadi dipegangnya.

Lagi-lagi saya kaget, ternyata isi bungkusan kecil tersebut adalah emas murni, yang masih berbentuk bebatuan kecil. Ibu tersebut seakan tahu, rasa penasaran saya antara emas yang ditunjukkan, dengan pertanyaan yang saya ajukan, tentang kenapa daerah ini dinamakan palembang, dan melanjutkan menjelaskan.

Dari penjelasan Ibu tersebut, kata Palembang dirujuk dari kata Melimbang. yang mana Melimbang ini merupakan kegiatan masyarakat pinggiran sungai musi pada masa tersebut, Melimbang emas atau berarti juga mendulang emas. seperti yang sudah kita ketahui dalam bahasa melayu tua, kata “Pa” diartikan sebagai tempat, hingga pada akhirnya, masyarakat menyebutkan tempat mendulang emas ini, sebagai “Palimbang” yang lama ke-lamaan menjadi Palembang.

Saya kembali berjalan, kali ini saya kembali menuju ke mesin waktu. berniat kembali ke masa sekarang, dan mencari referensi lain, tentang dari mana asal muasal nama Palembang.

Dari perjalanan kemasa lalu ini, dapat disimpulkan bahwa. Ada 2 (dua) pendapat yang berkembang di masyarakat tentang asal muasal nama kota palembang. Yang pertama kata Palembang berasal dari kata “Pa Lembang”, yang berarti tempat dengan banyak genangan air. Dan yang kedua adalah, Palembang berasal dari kata “Melimbang” yang berarti tempat mendulang Emas.

Kronik China Menyebutkan Palembang

Sejarah Palembang Chu fan chi karya Con Ju Kua

Dari mana Kata Palembang berasal, dan kapan Kata Palembang ini dipergunakan, ternyata dapat juga kita pelajari dari Kronik-kronik China, Naskah berbahasa Tionghoa dari Negeri tirai bambu ini ternyata memuat banyak kisah-kisah sejarah Indonesia, terutama pada masa kerajaan-kerajaan di Nusantara.

Sedikitnya ada 3 Kronik China yang menyebutkan Palembang di dalamnya yaitu :

  • Tahun 1255 Chu-fan-chi, karya Con Ju-Kua
  • Tahun 1349 Toa-I Chi lio, karya Wang Tu-huan
  • Tahun 1416 Ying-Ysi Shueng Lan, karya Ma Huan

Secara garis besar, Kronik-kronik ini menuliskan berita perjalanan, para saudagar tiongkok selama berdagang ke penjuru dunia. kesamaan dari tiga kronik ini, didalamnya terdapat istilah “Po-Lin-Fong”, yang merujuk kepada daerah sepanjang sungai musi.

Kronik Cina Chu-fan-chi

Terjemahan Chu-fan-Chi karya Con Ju-Kua, yang diterbitkan tahun 1255 memuat catatan-catatan perjalanan perdagangan, antara Cina dan Arab pada abad kedua belas dan ketiga belas.

Dalam catatan tersebut dituliskan kehidupan penduduk Palembang, diatas rumah-rumah rakit tanpa dikenai pajak. Sedangkan pemimpinnya hidup berumah ditanah kering, rumah yang bertiang. Palembang dieja sesuai dengan lidah dan aksara mereka, Po-lin-fong atau Ku-kang yang berarti pelabuhan lama.

Palembang dan Melayu

Jika dalam paragraph sebelumnya, kita jauh melihat ke negeri Cina, kali ini akan melihat lebih dekat. Melayu yang menjadi cikal bakal, bahasa yang dipergunakan masyarakat Palembang dewasa ini. ya… meskipun dalam perkembangan nya, bahasa Palembang sendiri, dipengaruhi oleh beberapa bahasa. Melayu, China, Arab, dan juga bahasa Jawa.

ada sebuah negeri di tanah Andalas. Perlembang namanya, Demang Lebar Daun nama rajanya, asalnya daripada anak-cucu Raja Sulan, Muara Tatang nama sungainya

Catatan Sejarah Melayu tahun 1511 menyebutkan dengan jelas “Perlembang”. sebuah negeri yang berada di Andalas, dan kalau kita melihat lagi kebelakang, Negeri Andalas ini merupakan nama lain untuk menunjuk Pulau Sumatera, yang menyerupai daun pohon Andalas.

Kesultanan Palembang Darussalam

Tidak ada yang dapat memastikan bahwa sejarah yang kita ketahui saat ini, memiliki ke-absolutan 100% benar, yang kita baca, kita lihat, dan kita dengar saat ini. Merupakan hasil pengamatan dan riset, juga analisa oleh pakar-pakar sejarah Kota Palembang, dan disepakati bersama.

Dan tidak terkecuali, nama dari Kota Palembang yang kita cintai ini. Namun yang pasti, di tahun 1659 kata Palembang, resmi digunakan sebagai Kesultanan Palembang Darussalam. walaupun kemudian pada tahun 1823, dihapus oleh pemerintahan Hindia Belanda, dalam masa penjajahan.

Bagaimana pendapat kamu, tentang Sejarah Kota Palembang. Asal Usul Nama Palembang ini? mari berdiskusi bersama dalam kolom komentar.

Untuk terhubung dengan team inipalembang, anda dapat menghubungi kami dengan menggunakan kontak dibawah ini :

Posted in Sejarah